Sponsors Link

Bintik Bernanah Pada Kulit: Penyebab, Bahaya, dan Penanganannya

Sponsors Link

Kulit adalah jaringan tubuh yang paling luar yang melindungi organ lainnya dari bahaya lingkungan luar. Sehingga kulit lebih mudah terserang infeksi bakteri dan virus karena tidak terjaga secara langsung. Bentuk infeksi dari virus dan bakteri bermacam-macam. Mulai dari adanya goresan sampai kulit bernanah atau terkena kanker kulit.

ads

Penyebab Bintik Bernanah pada Kulit

Jelas keadaan ini membuat semua berkesimpulan bahwa menjaga kesehatan kulit sangatlah penting agar beragam masalah kulit tidak terjadi. Pada pembahasan kali ini, akan diangkat salah satu masalah kulit yang perlu Anda perhatikan. Permasalahan tersebut yaitu adanya bintik bernanah pada kulit. Penjelasan detail mengenai penyebab, bahaya, dan penanganannya akan ada di bawah ini. Baca pula jenis-jenis ruam kulit. Beberapa penyebabnya yang bisa anda ketahui sebagai berikut:

  1. Jerawat

Masalah kulit satu ini tentunya sering dirasakan oleh kebanyakan orang. Hal ini memang sangat normal mengingat bahwa kulit memiliki pori-pori yang sewaktu waktu dapat tertutup oleh bakteri atau kotoran dari lingkungan. Sehingga menyebabkan infeksi dan penyumbatan yang berujung munculnya jerawat. Setiap orang memiliki bagian tubuh yang berbeda beda dalam munculnya jerawat.

Ada yang di punggung, wajah, ataupun dada. Jenis jerawat yang muncul pun juga berbeda beda mulai dari jerawat yang umum kecil, ada pula yang membesar atau jerawat batu. Jerawat tersebut memiliki kemungkinan untuk menjadi parah dengan adanya nanah di dalamnya. Nah, jerawat yang demikian disebut jerawat parut. Untuk penanganan yang tepat, disarankan untuk melakukan pemeriksakan medis dengan dokter. Berikut penjelasan tentang gejala penyakit bisul.

  1. Cacar air

Penyakit kulit ini diakibatkan adanya infeksi oleh virus yang sama dengan virus penyebab herpes. Gejala umum yang akan dirasakan yaitu adanya rasa gatal, ruam dan memerah pada tubuh atau kulit penderita. Ruam pada cacar air biasanya disertai dengan adanya cairan bening di tengah. Cairan bening ini mampu berubah menjadi nanah yang cukup berbahaya bagi kesehatan Anda karena adanya infeksi bakteri yang berkembang pada kulit Anda.

Maka dari itu, sangat disarankan bagi penderita cacar air untuk menjaga kebersihan diri demi mempercepat proses penyembuhan diri. Selain itu, perlu diingat pula bahwa cacar air mampu menular ke penderita sehingga jika Anda tak kunjung sembuh, resiko meningkatnya penularan penyakit juga semakin tinggi.

  1. Impetigo

Penyakit kulit ini umumnya menjangkit bayi dan anak-anak. Impetigo juga jenis penyakit kulit yang menular sehingga perlu diperhatikan adanya interaksi dan hubungan dengan penderita impetigo. Penyakit impetigo ada karena infeksi bakteri penyebab yang dikenal dengan nama Staphylococcus aureus.

Impetigo memiliki gejala adanya gatal dan keluarnya cairan kuning yang jika dibiarkan akan mengering dan membuat kulit seperti berkerak. Jika tidak segera ditangani, cairan itu akan berubah menjadi nanah yang berbahaya bagi kulit yang tidak terkena impetigo. Cari tahu pula obat tradisional impetigo.

  1. Folikulitis

Folikulitis adalah keadaan atau penyakit yang menyebabkan kulit Anda merasa gatal dan perih sekaligus serta memungkinkan terbentuknya benjolan yang ditengahnya berisi darah atau pun nanah. Resiko terkena folikulitis akan meningkat jika Anda memiliki kebiasaan menggunakan baju yang terlalu ketat.

Sponsors Link

Sering berendam pada air yang tidak terjaga kebersihannya, serta mencukur rambut dengan alat yang tidak bersih. Namun, tidak perlu khawatir sebab folikulitis dapat sembuh dengan sendirinya secara alami. Akan tetapi memilih untuk berkonsultasi dengan dokter terkait penyakit ini sangatlah disarankan agar metode pengobatan yang digunakan tepat dan aman.

  1. Kudis

Kudis adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh adanya tungau atau kutu kulit yang bersarang di dalam kulit. Jika Anda merasa gatal berlebih yang menyebabkan Anda merasa tak nyaman bahkan ketika malam hari, maka ini bisa menjadi indikator bahwa Anda terjangkit kudis. Gejala umum Anda terjangkit kudis yaitu adanya ruam pada kulit disertai lepuhan atau luka yang basah.

Luka tersebut bisa bernanah jika Anda tidak segera mengobati kudis. Sebab luka yang basah merupakan tempat ternyaman bagi bakteri untuk berkembang biak dan melakukan beragam aktivitas. Kudis ini dapat ditularkan oleh penderita karena tungau penyebab kudis dapat bertelur dan berkembang biak dimana mana seperti menggunakan handuk, ranjang, dan pakaian yang sama dengan penderita.

  1. Bisul
ads

Bisul merupakan penyakit yang menyebabkan kulit terinfeksi karena adanya bakteri Staphylococcus. Bisul memiliki gejala yaitu adanya perubahan pada warna kulit Anda seperti merah yang disertai dengan adanya pembengkakan dan bagian tengah kulit yang bengkak tersebut bertekstur lunak karena adanya cairan yang kemungkinan berisi nanah. Bisul tidak selalu menjangkit semua orang.

Bisul lebih sering terjadi pada seseorang yang tidak berusaha menjaga kebersihan, mengonsumsi sebarang makanan yang tidak bergizi, dan memiliki sistem imun yang sedang buruk. Selain itu, para penderita diabetes juga memiliki resiko tinggi untuk terkena bisul. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu memerhatikan kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang beragam penyakit.

Ternyata banyak sekali penyebab seseorang memiliki ruam kulit yang disertai nanah. Namun kesimpulan utama seseorang terjangkit penyakit ini yaitu karena tidak adanya kepedulian diri terhadap kebersihan tubuh dan membiarkan penyakit kulit karena dianggap penyakit ringan yang bisa sembuh secara alami. Padahal, mengabaikan penyakit ini akan membuat penyakit semakin parah dan menyebabkan jenis penyakit lain tumbuh dalam tubuh Anda. Baca pula terkait cara mengobati bisul dengan bawang merah.

Bahaya Adanya Bintik Bernanah

Pada umumnya penyakit kulit yang dialami oleh banyak orang disebabkan karena tubuh yang tidak bersih dan ketidapedulian seseorang memerhatikan makanan yang dikonsumsinya. Melihat penyebab yang telah dibahas di atas, tentunya dapat disimpulkan bahwa bintik pada kulit yang disertai dengan adanya nanah tidak berbahaya sebab dapat sembuh dengan sendirinya. Namun meski demikian, Anda harus tetap memeriksakan diri apabila hal ini Anda alami. Sebab adanya nanah pada luka atau bintik di kulit mengindikasikan bahwa adanya bakteri yang berkembang biak dan beraktivitas di kulit Anda.

Jika Anda mengabaikan dan tidak melakukan pengobatan apapun, tentunya pembengkakan akan semakin parah dan nanah pada kulit tidak akan segera hilang. Adanya nanah ini juga bisa menyebabkan kulit yang tidak terinfeksi akan ikut terinfeksi apabila nanah keluar dan mengenai kulit yang tidak terinfeksi. Terlebih jika kulit tersebut dalam keadaan kotor dan tidak terawat, maka resiko terkena beragam penyakit kulit lainnya juga semakin meningkat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa meski bintik bernanah tidak berbahaya, namun jika Anda mengabaikan maka resiko terjangkit penyakit kulit lainnya akan meningkat.

Penanganan Bintik Merah Bernanah

Sebenarnya beragam penyakit kulit yang disertai dengan adanya ruam atau bintik merah yang disertai dengan adanya nanah dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, bukan berarti Anda tidak harus memerhatikan beragam hal atau aspek agar nanah tersebut tidak memberikan resiko penyakit kulit yang berlebih atau semakin memburuk daftar penyakit Anda. Berikut akan dijelaskan beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga atau menghindari bintik itu semakin memburuk.

  1. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Adanya nanah pada bintik kulit tentu menandakan adanya bakteri yang bersarang pada luka atau infeksi. Oleh karena itu dibutuhkan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat sehingga tubuh Anda tetap terjaga kebersihannya yang akan membuat bakteri tidak senang bersarang pada tubuh yang bersih. Selain itu, pakaian yang nyaman juga tidak akan membuat kulit Anda teriritasi karena adanya gesekan pada kulit dan permukaan pakaian. Jangan lupa untuk memilih ukuran pakaian yang tidak terlalu ketat agar udara pada daerah kulit yang terhimpit dapat berganti ganti.

  1. Mandi Secara Teratur
Sponsors Link

Hal ini juga penting untuk diperhatikan. Memiliki penyakit kulit tidak mengartikan bahwa Anda diperbolehkan untuk tidak mandi. Jika Anda tidak mandi, maka tubuh Anda akan semakin kotor dan hasilnya, bakteri akan lebih senang bersarang pada kulit Anda dalam jangka waktu yang lama. Bukankah hal ini akan menambah masalah kesehatan? Oleh karena itu, usahakan untuk tetap mandi dan jangan lupa untuk mengeringkan diri dengan kain yang lembut dan menepuk nepuknya perlahan agar tubuh tidak terkena iritasi. Anda juga bisa mandi dengan campuran garam Epsom yang memang khusus digunakan untuk meredakan beragam gejala penyakit kulit. Jika Anda ragu, berkonsultasi dengan dokter merupakan cara yang tepat. Apa saja jenis-jenis penyakit kulit itu?

  1. Mengaplikasikan Bedak atau Krim Khusus

Beberapa krim dan bedak di apotek juga bisa Anda gunakan untuk meredakan bintik bernanah pada kulit Anda. Tapi, penggunaan ini disarankan untuk luka yang tidak basah. Jika basah, tentu krim dan bedak akan menyebabkan infeksi pada luka. Bukan semakin sehat, Anda justru menambah parah penyakit kulit Anda. Selain menggunakan krim atau bedak di apotek, Anda juga mengkonsultasikan kebutuhan tersebut dengan dokter. Sebab biasanya ada kulit yang terlalu sensitif sehingga tidak mampu menerima beberapa zat yang terkandung dalam obat. Sehingga dengan berkonsultasi pada dokter, Anda akan mendapatkan beberapa krim atau bedak yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

Di atas telah dijelaskan beberapa penanganan yang tepat untuk mengurangi bintik yang disertai munculnya nanah pada kulit. Sebenarnya penanganan yang dibutuhkan cukup sederhana. hanya saja membutuhkan ketekunan dan komitmen pasien dalam melakukan beberapa aspek agar bintik segera sembuh dan nanah yang ada pada luka tersebut tidak menyebar ke bagian kulit lainnya. memiliki penyakit kulit memang menjengkelkan karena kulit bagian tubuh terluar yang mampu menjadi tolok ukur seberapa peduli Anda terhadap kesehatan Anda sendiri. Jika kulit tidak mampu terjaga dengan baik, tentu masyarakat meragukan kepedulian Anda terhadap kesehatan organ lainnya.

Sponsors Link
, , ,