Sponsors Link

4 Bahaya Keloid yang Mengintai Kesehatan Kulit Anda

Sponsors Link

Proses penyembuhan luka sayat atau luka terbuka di permukaan kulit tidak selalu berjalan dengan lancar. Selain dipengaruhi oleh riwayat penyakit tertentu seperti diabetes dan leukimia, proses penyembuhan luka di kulit juga dipengaruhi oleh jaringan fibrosa. Jaringan fibrosa adalah jaringan yang bertanggung jawab dalam pembentukan jaringan baru.

ads

Dalam upaya pembentukan jaringan baru saat proses penyembuhan luka, pada beberapa orang jaringan fibrosa tidak bekerja dengan baik. Biasanya hal ini terjadi karena faktor keturunan. Jaringan fibrosa yang biasanya memiliki perhitungan yang tepat dalam membentuk jaringan kulit yang diperlukan bisa hilang kendali. Jaringan fibrosa bisa salah melakukan perhitungan dan membuat tumpuan jaringan baru. Tumpukan jaringan fibrosa yang muncul setelah luka sembuh disebut sebagai keloid.

Keloid sesungguhnya bukan penyakit kulit yang berbahaya, berbeda dengan cacar atau reaksi alergi lainnya. Hanya saja keloid lebih susah hilang, sama halnya dengan kutil. Oleh karena itu, penderitanya perlu melakukan pengobatan yang intensif. Meski begitu, keloid yang dibiarkan saja tanpa pengobatan ternyata bisa memicu bahaya yang tidak pernah Anda pikirkan sebelumnya yaitu sebagai berikut.

  1. Menjadi Carrier Keloid

Keloid adalah salah satu gangguan kulit yang unik. Gangguan ini jarang yang terjadi karena virus atau bakteri tertentu seperti halnya cacar, kista, urtikaria serta penyakit kulit lainnya. Banyak praktisi medis percaya bahwa keloid adalah jenis penyakit yang diturunkan melalui gen orang tua. Jadi, alasan utama mengapa Anda bisa menderita keloid adalah karena orang tua Anda sebelumnya memiliki riwayat penyakit yang sama.

Hal ini bisa diartikan bahwa jika Anda mengalami keloid dan tidak mencoba untuk mengatasinya, Anda diintai kemungkinan yang besar bahwa kelak keturunan Anda juga akan menderita hal yang sama ketika mengalami proses penyembuhan luka. Penyakit-penyakit yang diturunkan secara genetik umumnya belum disertai dengan cara penanggulangan. Namun, Anda bisa melakukan pencegahan dini dari penyebab keloid membesar agar lebih mudah diatasi.

  1. Memunculkan infeksi

Munculnya keloid pada tubuh Anda adalah indikasi bahwa Anda memiliki jaringan fibrosa dan jaringan kulit secara luas yang berbeda dengan orang lainnya. Oleh sebab itu ketika keloid muncul, maka harus diatasi dengan benar. Anda bisa mempraktikkan beberapa cara penyembuhan seperti cara menghilangkan keloid dengan bawang merah atau produk salep nonresep.

Keloid adalah tumpukan jaringan fibrosa yang berlebih di atas kulit, bisa berubah menjadi tumpukan bakteri jika Anda tidak mengatasinya dengan baik. Bakteri yang dibiarkan begitu saja bisa memicu berbagai permasalahan, termasuk infeksi. Apalagi jika fibrosa muncul saat luka terbuka di kulit Anda belum benar-benar sembuh. Maka, Anda memiliki kewajiban untuk membuat kulit dan keloid Anda berada dalam kondisi yang bersih setiap saat.

  1. Memunculkan Reaksi Alergi

Interaksi bakteri dengan keloid dan luka Anda bisa memunculkan reaksi alergi, hal ini disebabkan oleh kulit sensitif yang umumnya dimiliki oleh penderita keloid. Ada banyak jenis reaksi alergi, yang paling mungkin diderita oleh pemilik keloid adalah sensasi gatal-gatal. Ada baiknya, Anda rajin membersihkan keloid Anda dengan air dan salep untuk mengobati keloid jika tidak ingin reaksi gatal-gatal Anda menjadi lebih parah dengan tambahan ruam-ruam dan rasa perih.

Jika reaksi alergi seperti gatal-gatal sudah muncul, alternatif pengobatan yang bisa Anda gunakan adalah menggunakan salep. Pilihlah salep yang bisa memberikan efek antihistamin dan mendinginkan kulit. Anda juga bisa menggunakan salep dengan sarat luka terbuka di kulit Anda sudah sembuh dan tidak lagi terbuka.

Sponsors Link

  1. Tidak Enak Dipandang

Ciri-ciri keloid yang paling banyak dikenali adalah benjolan yang muncul di atas permukaan kulit. Berbeda dengan benjolan biasa, benjolan keloid biasanya disertai dengan kondisi kulit yang menumpuk atau penuh kerutan. Hal tersebut tentu bukan sesuatu yang enak untuk dipandang apalagi jika terletak di area yang mudah dilihat seperti leher, tangan, dan kaki.

Menutup bagian tubuh tersebut dengan pakaian bisa menjadi pilihan, akan tetapi hal tersebut jelas tidak mampu menyembuhkan keloid. Munculnya keloid tentu akan membuat rasa percaya diri Anda turun. Bahkan dalam beberapa kasus, keloid bisa membuat Anda sulit mendapatkan pekerjaan yang menuntut kesempurnaan bentuk fisik. Hal ini tentu lebih menjurus pada bahaya yang ditimbulkan keloid secara psikologis.

Menilik pada beberapa bahaya dari keloid yang bisa muncul, ada baiknya Anda perlu mengatasi keloid yang muncul di kulit Anda dengan tepat. Keloid memang tidak mengancam jiwa dan merupakan penyakit yang diturunkan melalui gen, namun hal tersebut tentu tidak bisa menjadi alasan bagi Anda untuk terus abai pada kesehatan tubuh Anda sendiri.

Ada banyak cara menghilangkan keloid yang bisa Anda tempuh. Anda  bisa meminta bantuan secara medis atau cukup menggunakan obat tradisional keloid yang dibuat dari bahan-bahan alami. beberapa jenis bahan yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan keloid adalah madu dan bawang merah. Anda juga perlu mengonsumsi berbagai macam makanan yang baik untuk kesehatan kulit sebagai bentuk dorongan dari dalam.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Keloid