Sponsors Link

Terbukti Ampuh 3 Antibiotik Untuk Herpes Tercepat Langsung Sembuh

Sponsors Link

Herpes adalah penyakit menular yang bisa dirasakan oleh semua orang. Herpes dapat terjadi karena adanya infeksi virus yang masuk pada tubuh saat sistem imun Anda menurun. Tahukah Anda bahwa ternyata herpes memiliki tiga jenis? Kebanyakan orang belum tahu tentang ini. Apa perbedaannya? Mari cari tahu perbedaan ketiga jenis herpes tersebut.

ads
  1. Herpes Zooster

Herpes zooster ini merupakan kelanjutan dari cacar air yang sebenarnya belum sembuh total. Saat tubuh Anda memiliki sistem imun yang buruk atau saat kelelahan luar biasa, Anda akan mengalami herpes zooster. Gejala yang biasa ditemui yaitu demam tinggi, kemudian disertai adanya nyeri pada satu sisi dada, wajah, atau perut Anda. Penyebabnya pun sama dengan cacar air yaitu infeksi virus yang belum mati total pada tubuh. Ada perbedaan antara herpes zooster dan herpes genital.

Herpes zooster ini juga biasa dikenal oleh banyak orang sebagai cacar ular. Agar tidak mengalami hal tersebut, maka perlu Anda ketahui bahwa cacar air Anda telah sembuh total dan tidak ada virus yang masih bersarang. Anda bisa meminta dokter untuk mengecek kesehatan Anda. Selain itu, jaga pola hidup agar tetap sehat dan sistem imun tetap terjaga stabil.

  1. Herpes Simpleks Tipe I

Herpes jenis ini justru menyerang anak-anak. Meskipun namanya herpes, jenis ini akan menyerang kesehatan anak yang buruk karena kurang terjaganya kebersihan diri. Anak selalu memiliki kegiatan yang beragam dan biasanya tidak menyadari bahwa dirinya telah memiliki kontak langsung dengan kuman penyebab herpes simpleks tipe I tersebut. Selain itu, bayi juga dapat terserang karena adanya kontak oleh penderita. Maka berikan vaksin selagi masih kecil.

  1. Herpes Simpleks Tipe II

Jenis herpes simpleks tipe II akan mempengaruhi orang dewasa. Biasanya penyakit ini terjangkit pada orang yang memiliki hubungan seksual yang tidak terjaga kebersihannya. Sehingga virus penyebab infeksi dengan mudah menular pada tubuh Anda atau pasangan Anda telah terkena herpes ini terlebih dahulu. gejala yang akan ditemui kebanyakan adalah adanya bintik merah pada kemaluan atau mulut akibat oral seks.

  1. Herpangina

Herpangina juga dialami oleh anak anak. Biasanya gejala yang akan ditemui yaitu infeksi pada mulut seperti sariawan yang memiliki jumlah cukup banyak dibanding sariawan normal. penyebab herpangina juga sama seperti penyakit herpes pada umumnya yaitu, virus yang menyerang sistem imun yang sedang menurun atau tubuh yang tidak terjaga kebersihannya.

Antibiotik bagi Herpes Anda

Setelah membahas mengenai herpes, tentu Anda ingin segera mengetahui bagaimana cara mengobatinya, bukan? Ternyata herpes dapat Anda semuhkan dengan mengonsumsi beberapa antibiotik yang ada di apotik. Tapi, sangat disarankan untuk tetap mengonsumsinya dengan menggunakan resep dokter. Sebab penggunaan antibiotik tersebut bergantung pada tingkat penyakit yang Anda derita dan beberapa hal yang juga perlu dipertimbangkan. Berikut beberapa antibiotik yang perlu Anda ketahui untuk mengobati herpes yang Anda alami.

  1. Famvir

Mungkin antibiotik tersebut belum sering didengar oleh kebanyakan orang. Famvir adalah salah satu antibiotik yang dapat digunakan untuk mengurangi gejala herpes yang Anda alami. Famvir bekerja dengan menghambat perkembangan virus penyebab infeksi herpes. Perlu ditekankan bahwa famvir bukan digunakan untuk mengobati herpes Anda, melainkan untuk mengurangi beberapa gejala herpes. Dengan mengonsumsi famvir maka herpes Anda tidak akan berkembang lebih parah lagi di waktu lain.

Sponsors Link

Penggunaan famvir dapat dimulai saat Anda telah menemui beberapa gejala herpes pada tubuh. Hal ini dimaksudkan agar famvir dapat bekerja lebih maksimal sebab famvir hanya dapat mencegah gejala sebelum herpes bertambah parah. Meski anda telah mengonsumsi famvir, herpes tetaplah jenis-jenis penyakit kulit jika Anda melakukan hubungan langsung dengan seseorang yang tidak terjangkit. Sehingga usahakan hindari kontak langsung selama Anda mengalami herpes jenis apapun.

Saat Anda memutuskan untuk mengonsumsi famvir, perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa Anda telah menceritakan riwayat kesehatan Anda pada dokter sebelumnya. Misalnya apabila Anda mengidap penyakit ginjal, penyakit hati, alergi terhadap galaktosa, atau bahkan sedang merencanakan atau sudah hamil. Hal ini perlu diketahui oleh dokter agar tidak terjadi masalah akibat mengonsumsi famvir ke depannya. Famvir juga tidak boleh dikonsumsi oleh ibu yang sedang mengonsumsi sebab akan berdampak pada bayi yang sedang dirawatnya. Dokter akan mengganti famvir dengan antibiotik yang lebih aman.

Beberapa orang bisa saja alergi terhadap famvir. Gejala yang bisa Anda dapatkan apabila mengalami alergi antara lain:

  • Sulit bernapas
  • Adanya pembengkakan pada muka atau lidah
  • Jumlah air kencing yang keluar lebih sedikit dari biasanya
  • Detak jantung lebih cepat dari biasanya

Tidak hanya itu, famvir juga tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat lain sebab ini akan mengakibatkan adanya interaksi antar obat dan menyebabkan beberapa keluhan lain. Obat yang tidak boleh berinteraksi dengan famvir adalah:

ads
  • Benemid
  • Zovirax
  • Valtrex

Apabila terjadi masalah kesehatan setelah mengonsumsi famvir, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan medis lanjutan. Jangan menunda agar tidak terjadi komplikasi pada tubuh Anda.

  1. Valacyclovir

Antibiotik kedua yang dapat digunakan untuk mengurangi gejala herpes adalah valacyclovir. Antibiotik tersebut memiliki cara kerja yang sama dengan dengan famvir yaitu membunuh aktivitas dan perkembangan virus penyebab infeksi herpes. Biasanya antibiotik ini digunakan untuk mengurangi tanda-tanda terkena cacar air atau herpes yang dialami oleh anak berumur 12 tahun. Dosis yang ada pada valacyclovir lebih rendah dibandingkan famvir sehingga cukup aman digunakan oleh anak anak. Sebelum mengonsumsi antibiotik ini, ada baiknya Anda menceritakan riwayat kesehatan seperti apakah Anda menderita HIV/AIDS, penyakit ginjal, rendahnya sistem imun, dan segala macam penyakit lainnya. Hal ini dianjurkan karena antibiotik tersebut dapat merusak ginjal Anda jika memang memiliki penyakit ginjal. Biasanya jika Anda memiliki riwayat kesehatan ginjal, dokter akan memberikan dosis khusus atau memberikan obat lainnya.

Penggunaan valacyclovir sebagai antibiotik herpes dilakukan saat Anda mendapati gejala awal. Tentu dikarenakan fungsi antibiotik ini bukan untuk menyembuhkan melainkan mengurangi gejala herpes yang ada pada tubuh Anda. sehingga dengan mendeteksi lebih awal, antibiotik akan bekerja lebih optimal. Selain dilarang untuk para penyakit ginjal, antibiotik ini juga tidak diperbolehkan dikonsumsi oleh penderita yang telah mengalami transpalansi ginjal. Antibiotik ini akan memberikan pengaruh pada ginjal Anda.

Valacyclovir juga memberikan beberapa efek samping jika Anda mengalami alergi. Beberapa laergi yang akan Anda alami yaitu:

  • Pusing, dan linglung
  • Halusinasi
  • Kesulitan berbicara
  • Rasa sakit saat buang air kecil

Bahkan jika Anda mengabaikan beberapa gejala di atas, Anda akan mendapati gejala yang lebih parah pada tubuh Anda, seperti:

  • Demam
  • Pendarahan
  • Sakit pada bagian perut bawah
  • Bintik merah pada tubuh

Jika Anda mengalami hal tersebut, maka segeralah untuk menemui dokter dan periksakan diri Anda. ini bertujuan agar Anda mendapatkan penanganan yang lebih serius terhadap masalah kesehatan untuk mencegah komplikasi atau parahnya tubuh Anda. Lebih cepat berkonsultasi, akan lebih baik untuk masa depan kesehatan Anda wajib anda coba cara mengobati herpes dengan es batu.

  1. Zovirax

Antibiotik terakhir yang dapat Anda gunakan untuk mengurangi penyakit herpes yaitu zovirax. Zovirax juga memiliki cara kerja yang sama dengan dua antibiotik sebelumnya, famvir dan valacyclovir. Antibiotik tersebut mematikan pergerakan dan perkembangan virus. Zovirak bisa mengurangi semua jenis herpes yang ada. Penggunaan antibiotik ini biasanya berdasarkan dengan berat badan penderita. Sehingga setiap orang tentu memiliki dosis yang berbeda beda. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar dosis yang Anda dapatkan nanti sesuai.

Sponsors Link

Zovirax juga bisa berinteraksi dengan obat tertentu dan menyebabkan komplikasi penyakit pada tubuh Anda. Maka pastikan untuk tidak mengonsumsi obat apapun selain zovirax. Selain itu, hal yang perlu Anda perhatikan lebih lanjut yaitu takar zovirax sesuai dosis Anda. Mengonsumsi zovirax tidak sesuai dosis akan memberikan efek samping pada tubuh Anda. Beberapa efek samping juga ditunjukkan apabila Anda alergi terhadap abiotik jenis tersebut. Beberapa efek samping yang akan Anda alami antara lain:

  • Mudah mengalami pendarahan
  • Adanya bintik atau ruam ungu pada tubuh
  • Adanya masalah pada ginjal Anda

Jangan biarkan beberapa gejala tersebut jika Anda telah mengalaminya. Anda harus segera memeriksakan diri agar tidak terjadi masalah yang lebih serius. Dengan menghubungi dokter, Anda akan mendapatkan penanganan yang lebih baik atas efek samping atau alergi yang Anda rasakan.

Pemberian antibiotik tidak menyembuhkan herpes Anda. Melainkan mengurangi gejala yang ada pada tubuh Anda. Sehingga bagi penderita herpes yang tingkatnya sudah parah, Anda akan mendapatkan penanganan lainnya jika mengonsumsi antibiotik tidak memberikan progres yang baik. Jangan biarkan herpes Anda menjadi masalah serius bagi kesehatan Anda. Anda perlu tahu ciri-ciri herpes zoster mulai sembuh.

Herpes pada umumnya disebabkan oleh virus yang menyerang tubuh saat imun Anda sedang memburuk. Maka pencegahan yang dilakukan adalah menjaga kestabilan sistem imun. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga bahkan meningkatkan kekebalan sistem imun tubuh Anda. Anda bisa menjaga jam istirahat Anda. Usahakan untuk memiliki waktu tidur yang teratur dan cukup. Sistem imun akan terjaga hanya dengan melakukan rutinitas tersebut. Selain itu Anda juga bisa mengimbanginya dengan mengonsumsi buah dan sayur yang mampu meningkatkan sistem imun Anda. Selain itu, pilih pula buah yang memiliki sifat anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan anti virus. Sehingga tubuh benar benar tercukup dalam memproteksi diri dari serangan penyakit.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Obat Obatan